Header Ads Widget

Main Ad

Business

Main Ad

Tadabbur Al Qur'an untuk Bekal Hidup dan Mati

Permasalahan kehidupan sangatlah beragam, dari mulai yang sederhana hingga yang kompleks. Dan tak cuma permasalahan kehidupan, karena manusia niscaya akan menghadapi fase kematian untuk berlanjut  menuju alam selanjutnya. Untuk mempersiapkan keselamatan hidup dan juga untuk bisa selamat di saat sakaratul maut, setiap manusia butuh petunjuk. 

Bila disederhanakan, manusia bisa saja seperti sebuah produk. Dan setiap produk memiliki handbook, baik ketika sedang digunakan hingga ketika produk itu rusak (fana). 

Handbook atau buku petunjuk produk itulah yang diandalkan para konsumen untuk menjaga agar produknya tidak cepat rusak dan kalaupun rusak, buku tersebut yang akan menunjukkan dimana letak masalahnya. Maka bagi umat Islam dimana pun, betapa beruntung bahwa Al Qur'an sebagai petunjuk kehidupan dan bahkan petunjuk setelah kematian, selalu dijaga oleh Allah keasliannya. 

Setiap insan yang memahami Al Qur'an adalah mereka yang akan selamat di dunia dan akhirat. Mereka yang beruntung adalah yang senantiasa mencari bekal untuk kehidupan setelah kematian lewat Al Qur'an. Ketika telah wafat pun, Al Qur'an pula yang akan menyelamatkan langkah mereka di akhirat menuju tujuan mulia, yakni ke surga Allah. 

Dan inilah para kaum muda Peradaban EOA, khususnya di Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) yang senantiasa tadabbur atau mengerahkan upaya mereka untuk melihat, memahami, merenungi sesuatu, bahkan sampai pada sisi terjauhnya. 


Posting Komentar

0 Komentar

Most Recents

Main Ad