Header Ads Widget

Main Ad

Business

Main Ad

Malaysia Tuding Swedia dan Denmark Kelewat PeDe

Malaysia menilai, Swedia dan Denmark kelebihan percaya diri saat mendeklarasikan negara mereka telah terbebas dari pandemi COVID-19. "Denmark pernah menyatakan bahwa COVID-19 tidak lagi menjadi ancaman kesehatan di sana. Tapi di kemudian hari terjadi lonjakan kasus di beberapa rumah sakit di sana," ungkap Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin, Jumat (11/2/2022).

Khairy melanjutkan, karena itulah pihaknya lebih baik dibilang terlalu konservatif daripada terlalu percaya diri yang ujungnya kekecewaan. "Lebih baik memilih waspada daripada bertindak gegabah," tukasnya seperti dilansir Bernama pada The Star Malaysia.


Khairy Jamaluddin | Foto : Rappler.com


Maka langkah selanjutnya, pihak otoritas Malaysia akan memantau perkembangan kasus COVID-19 Omicron selama dua atau tiga pekan ke depan. Bila memang tampak penurunan kasus di kebanyakan rumah sakit dan juga gejala pasien-pasien yang terjangkit virus tidaklah berat, maka otoritas kesehatan Negara Jiran tersebut akan menyatakan bahwa fase pandemi telah menjadi endemi.

Adapun kondisi masyarakat di Malaysia saat ini masih dalam kewaspadaan, mengingat Omicron juga berpotensi menjadi berat bagi mereka yang belum mendapatkan vaksin dan bagi anak-anak. Meski begitu, banyak juga masyarakat yang menolak vaksinasi dan booster, lantaran lebih percaya dengan obat-obatan dari dokter.

Posting Komentar

0 Komentar

Most Recents

Main Ad