Header Ads Widget

Main Ad

Business

Main Ad

Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan dan Masa Depan

Bicara persaingan global, bila menilik ke masa-masa penaklukan wilayah di sekitar abad pertengahan lalu, mereka yang memiliki ketahanan ideologi dan strategi tempur yang kuat yang akan bertahan, hingga berhasil menjadi penakluk. Bergeser ke masa Perang Dunia I dan II yang terkenal dengan masa-masa aliansi, mereka yang selain memiliki ideologi dan strategi tempur yang hebat, maka yang akan muncul sebagai pemenang adalah yang juga mempunyai kekuatan pertahanan dari senjata dan pasukan tempur.

Setelah masa-masa penaklukan dan peperangan berakhir, negara yang muncul menjadi adidaya adalah mereka memiliki ideologi dan strategi yang kokoh, pertahanan militer yang kuat, juga penguasaan teknologi dan informasi. Dan bagaimana dengan 50 tahun ke depan dari sekarang? The United Nations memprediksi, bukan lagi negara yang kokoh dalam berstrategi serta pertahanan militer, dan juga yang memiliki teknologi informasi yang kuat saja yang akan bertahan dengan kondisi masa depan. Tapi negara yang memiliki ketahanan pangan yang stabil dan berkelanjutan yang akan adidaya di dunia.

Peradaban EOA menyadari betul bahwa ketahanan pangan adalah hal yang sangat strategis di masa depan, sehingga pengelolaan ketahanan pangan dengan skema wakaf harus dilakukan mulai dari sekarang. Bekerjasama dengan Pesantren Pemberdayaan Al Muhtadin yang menghadirkan ekosistem pemberdayaan masyarakat desa serta program pertanian modern yang komprehensif, Peradaban EOA akan ikut berkontribusi memberdayakan masyarakat produktif pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan di Tanah Air.

Berikut adalah kampung agrowisata Al Muhtadin di Sukabumi :



"Produktivitas Al Muhtadin sudah terpercaya di Indonesia dan aktivitasnya telah didukung pula oleh banyak institusi dan lembaga negara ini. Kerjasama antara Al Muhtadin dengan Peradaban EOA nantinya akan memperbanyak jumlah masyarakat yang produktif, karena akan didukung oleh dana wakaf produktif. Pada akhirnya, kita bisa ikut mendukung ketahanan pangan negara di masa depan," ungkap CEO EOA Management System (EMS), Wawan Somala.




Salah satu program Al Muhtadin yang akan dikolaborasikan dengan Peradaban EOA adalah Comprehensive Rural Community Development System. Program tersebut merupakan upaya pemberdayaan secara komprehensif, dari potensi sosial masyarakat dan potensi alam. Keduanya dikelola dengan menerapkan sistem ekonomi dan keuangan syariah. Pemberdayan masyarakat dan alam tersebut selama ini telah berjalan dengan baik oleh mekanisme tersebut (ekonomi syariah). Dengan nota kerjasama Peradaban EOA yang telah disepakati Senin (21/2/2022) lalu, manfaat program akan semakin meningkat.

Posting Komentar

0 Komentar

Most Recents

Main Ad