Header Ads Widget

Main Ad

Business

Main Ad

Hongkong Kembali Temukan COVID-19 Delta di Hamster

Di saat New York sedang resah lantaran terjangkitnya COVID-19 ke rusa ekor putih (white-tailed deer), Hongkong juga diresahkan oleh adanya hamster (hewan sejenis tikus) yang diduga menularkan virus tersebut ke seorang pegawai toko hewan peliharaan (pet shop). 

Dilansir dari LiveScience.com lima hari lalu dilaporkan adanya seorang perempuan yang bekerja di toko hewan peliharaan di distrik Causeway Bay, Hongkong, yang mengeluh sakit mirip gejala COVID-19. Setelah dites, ternyata hasilnya menimbulkan keheranan. Perempuan tersebut terjanngkit COVID-19 varian Delta, yang kasusnya dinyatakan telah langka di negara itu sejak Oktober 2021.




Pihak otoritas kesehatan Hongkong pun memeriksa seluruh pegawai toko yang bernama Little Boss tersebut dan mewawancarainya. Hasilnya, tak ada pegawai yang positif COVID-19 selain perempuan 23 tahun tersebut. Tampak bahwa perempuan itu bekerja sendirian di ruang tersendiri, dan berjarak jauh dari ruangan pegawai lainnya, yang juga tidak sampai 10 orang. Ruangan kerja perempuan yang tidak disebutkan namanya itu, hanya berisi hewan-hewan peliharaan diantaranya hamster, kelinci, babi Guinea, dan chincilla (kelinci bantat).

Akhirnya petugas kesehatan pun melakukan tes semua hewan yang ada di ruangan bersama perempuan muda itu. Dan hasilnya, kecuali jenis hamster, semua hewan dinyatakan negatif COVID-19. Ada delapan dari 16 hamster jenis Syrian hamster yang terdeteksi terjangkit SARS-CoV-2 melalui tes PCR.

Hingga saat ini, pihak otoritas kesehatan Hongkong masih mencari kemungkinan transmisi penularan virus dari hamster ke manusia. Hingga berita ini diturunkan, Hongkong mendeteksi 50 orang yang telah terjangkit varian Delta. Pemerintah Hongkong juga memerintahkan pemusnahan hamster, terutama yang tampak sedang sakit. Ribuan ekor hamster telah dimusnahkan di sana.

Posting Komentar

0 Komentar

Most Recents

Main Ad