Header Ads Widget

Main Ad

Business

Main Ad

Halal, Vaksin Merah Putih di Tes ke Manusia

Setelah mendapatkan sertifikasi "halal" dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya Menteri Kesehatan Budi Gunadi merestui Vaksin Merah Putih untuk diberikan kepada masyarakat Indonesia. "Telah didiskusikan dengan Presiden Joko Widodo dan akhirnya disepakati bahwa vaksin ini telah lolos uji untuk diberikan ke masyarakat. Juga untuk didonasikan ke negara yang membutuhkan," ungkap Menteri Kesehatan.

Selain itu, Vaksin Merah Putih juga dinyatakan aman sebagai booster dan bisa diberikan kepada anak-anak usia tiga sampai enam tahun. Vaksin ini diprakarsai oleh Universitas Airlangga dan Biotis Pharmaceutical Indonesia pada 2020 lalu, saat COVID-19 mulai merebak, namun sempat tertunda proses pembuatannya. Kini pemerintah mengharapkan agar di pertengahan 2022, Vaksin Merah Putih telah sempurna, dengan hasil tes yang baik. 




Pengetesan vaksin ini dilakukan pada kemarin (Rabu, 9/2/2022) di Surabaya melalui dua fase, yakni 90 dan 405 orang sukarelawan pada masing-masing fase. Kesemua sukarelawan adalah orang dewasa. 

Selain diharapkan memberikan hasil yang baik, Vaksin Merah Putih juga bisa mendapat dukungan masyarakat. "Dengan sertifikasi halal MUI, semoga banyak yang akan menggunakan vaksin ini," ungkap pejabat dekan Universitas Airlangga, Mohammad Nasih seperti dikutip Al Jazeera. Penggunaan vaksin di masyarakat Indonesia masih berada dalam ranah pro-kontra lantaran masalah kehalalan. Banyak yang enggan divaksin lantaran hal itu. Namun untuk Vaksin Merah Putih ini, MUI telah menjamin kehalalannya.

Posting Komentar

0 Komentar

Most Recents

Main Ad