Header Ads Widget

Main Ad

Business

Main Ad

Rezeki Seret Karena Tak Yakin Jaminan Allah

Bicara rezeki memang tiada habisnya. Asa Saefyulloh, Chief Technology Officer (CTO) PT. Beelife Herbal Indonesia mengatakan, jangan menguatirkan hal-hal yang di luar kuasa kita tapi sudah dijamin Allah. Hal tersebut mengacu pada firman Allah ini,“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).” - Q.S Al Hud ayat 6.



Ibaratnya seorang anak yang diminta sekolah oleh ayahnya, tanpa si anak sendiri harus memikirkan bagaimana dia membayar SPP. Karena semua hal yang berkaitan dengan sekolah, sudah dijamin oleh bapaknya. Si anak hanya tinggal mengikuti aturan sekolah dan belajar sebaik mungkin hingga mencapai prestasi terbaik, jangan bolos apalagi berbuat onar.

Begitu pula ketika kita mengundang seseorang untuk datang ke rumah kita. Orang tersebut hanya diminta datang, bersilaturahim, dan main ke rumah kita, tanpa membuat dia harus memikirkan bagaimana dia akan makan siang, minum, dan sebagainya. Pokoknya datang saja, semua sudah dijamin oleh si tuan rumah, asal tidak merusak rumahnya apalagi menjual sertifikat rumahnya.

Dari dua hal di atas, ada satu hal penting lagi yang dapat membuat kesal sang ayah maupun si pengundang silaturahim, yakni meragukan niat baiknya. Apa rasanya ketika si anak berkata begini kepada ayah, "Bagaimana bila uang SPP tidak cukup ayah?" atau berkata begini kepada tuan rumah pengundang, "Bagaimana bila saya nanti kelaparan dan kehausan di rumahmu?". Tentu akan mengundang kekecewaan berat keduanya.

Itu dari satu sisi, sedangkan sisi lainnya, yakni dari si anak maupun si calon tamu. Mereka akan melakukan hal yang diluar pengetahuannya untuk mengobati ketidakyakinan tersebut. Akhirnya mereka mempercayakan nasibnya di sekolah dan di rumah tersebut, kepada hal yang tidak dijamin. Dan ujung dari hal itu adalah, si anak menjadi tidak baik sekolahnya dan si calon tamu akan terasing di rumah tersebut. Dalam konteks kehidupan, maka orang yang tidak yakin akan jaminan Allah akan mencari sumber rezeki yang tak berkah dan tak dijamin kelangsungannya dalam menopang hidup.

Maka Allah dalam menjamin kehidupan mahlukNya, sejak meniupkan ruh ke dalam tubuh mahluknya dan menghidupkannya, hanya meminta mahlukNya itu menjalankan kehidupan semestinya, sesuai perintahNya. Juga agar mahlukNya bersedia menjauhi laranganNya. Jangan pernah meragukan rezeki yang sudah dijamin Allah, karena semuanya sudah dalam kuasaNya. Hanya saja, bagaimana kita dapat meraih rezeki itu sesuai dengan ajaran Allah. Selengkapnya, tentang konsep rezeki dari Allah, simak di tayangan ini.



Posting Komentar

0 Komentar

Most Recents

Main Ad